Memberikan ASI menjadi pengalaman pertama bagi setiap ibu yang baru saja melahirkan. Umumnya setelah melahirkan ASI tidak langsung bisa keluar, dan biasanya setelah dua sampai tiga hari ASI baru keluar, dan ini adalah hal yang wajar bagi setiap ibu. Memberikan ASI dengan cara menyusui selain dibutuhkan oleh si bayi, hal ini akan memperkuat hubungan emosional seorang anak dengan ibunya. Maka diperlukan tips agar ASI berkualitas untuk bayi.

Agar bayi tumbuh menjadi anak yang sehat, maka pemberian ASI wajib diperhatikan terutama pemberian ASI eksklusif sampai usia bayi 6 bulan. Eksklusif artinya bayi hanya mendapat asupan nutrisi dari ASI tanpa tambahan makanan lain. Hal ini dikarenakan bayi berusia dibawah 6 bulan memiliki sistem imun yang belum sempurna, sehingga pemberian ASI dimaksudkan agar tidak ada bahan kimia atau benda yang dianggap asing oleh tubuh masuk ke tubuh bayi.

Beberapa tips agar ASI berkualitas untuk bayi dan produksi ASI tetap terjaga dengan baik, yakni :

  1. Memberikan ASI dengan frekuensi yang sering, hal ini akan merangsang puting pada payudara ibu membesar dan tidak kaku, sehingga ASI keluar lebih lancar
  2. Menggunakan payudara secara bergantian saat menyusui, agar kedua payudara terbiasa mengeluarkan dan memproduksi ASI
  3. Perbanyak minum air putih, air putih membantu memperlancar ASI, membuat ASI kental dan berkualitas setelah melahirkan
  4. Melakukan pemijatan dan pembersihan payudara secara rutin, dengan rangsangan pijatan, hal tersebut akan membantu payudara dalam memproduksi ASI yang banyak
  5. Memompa ASI setelah menyusui, hal ini dilakukan jika setelah menyusui ASI masih terasa banyak, hal ini selain membantu menyimpan ASI, juga merangsang payudara agar terus memproduksi ASI
  6. Memakanan, makanan pelancar asi seperti pepaya, almond, bayam, asparagus, wortel, semangka, daun katuk, jambu air, pare dan kacang hijau, makanan tersebut mendorong produksi ASI sehingga menjadi banyak dan bernutrisi bagi bayi
  7. Menghindari rokok, kopi dan alkohol, ketiga hal ini mengandung zat yang beracun bagi tubuh, seperti kafein, etanol, nikotin dan tar. Sedangkan apa yang dikonsumsi oleh seorang ibu sebagian akan digunakan untuk memproduksi untuk si kecil. Sehingga secara tidak langsung bayi akan terpapar zat-zat yang berbahaya tersebut.

Tips-tips tersebut hanyalah beberapa informasi agar ASI berkualitas dan banyak untuk bayi. Namun kembali kepada ketekunan masing-masing ibu dalam menjalani tips-tips di atas agar berhasil memberikan ASI berkualitas untuk bayi dan eksklusif kepada buah hati. Bayi yang memperoleh asupan ASI yang cukup akan memiliki daya tahan tubuh yang baik, karena pada ASI terdapat kandungan protein berupa lactoferin dan IgA yang berfungsi melindungi bayi dari serangan virus, bakteri, parasit maupun kuman-kuman lain. Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan tanpa pemberian susu formula dapat mengurangi angka kematian bayi yang disebabkan oleh penyakit seperti diare atau radang paru-paru, serta mempercepat proses penyembuhan sang bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *